<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: KIAT MENGHADAPI UJIAN NASIONAL</title>
	<atom:link href="http://amplas.wordpress.com/2009/04/01/kiat-menghadapi-ujian-nasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://amplas.wordpress.com/2009/04/01/kiat-menghadapi-ujian-nasional/</link>
	<description>Sport Just for Fun and Health</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2009 08:40:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Marsello</title>
		<link>http://amplas.wordpress.com/2009/04/01/kiat-menghadapi-ujian-nasional/#comment-367</link>
		<dc:creator>Marsello</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 03:47:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amplas.wordpress.com/2009/04/01/kiat-menghadapi-ujian-nasional/#comment-367</guid>
		<description>Kepada Saudara-saudari 
Yang peduli dengan sesama.

Sebentar lagi berakhirlah sudah tahun ajaran baru.Yang SD masuk SMP, yang SMP beranjak ke bangku SMA,si SMA meningkat menjadi Mahasiswa-Mahasiswi.Dan yang sudah selesai kuliah mulai mengajukan lamaran bekerja diperusahaan atau dilembaga pendidikan,bahkan ada juga yang bekerja sendiri.Membuka lapangan kerja.

Sekarang sudah sering kita dengar banyak perusahaan, khususnya pabrik gulung tikar.Banyak perusahaan telah memutuskan hubungan kerja dengan karyawannya,mulai dari tinggakat rendahan hingga pucuk pimpinan.Ada di antara mereka yang beralih professi.Tentu semua ini akibat dari krisis globalisasi.

Tapi tahukah Anda bahwa ada sektor pekerjaan yang lagi bumming sekarang ini ?Sejak sepuluh tahun yang lalu, ketika saya pulang kampung sudah saya wartakan kepada keluarga dekat,teman,tetangga,handai taulan bahwa ada selalu satu atau dua sektor pekerjaan di antara belasan sektor lainnya yang buming.Apakah Anda tahu sektor pekerjaan apa yang saya maksudkanTidak lain adalah proffesi sebagai p e l aut.

Pelaut.Ya, benar, p e l a u t . Orang yang bekerja di kapal , berlayar di laut.Antar pulau, atau antar benua.Jarak jauh atau jarak dekat.Bawa orang atau bawa barang.Persis seperti pengangkutan darat.Ada bus besar ada oplet,ada trak bawa barang, ada bus atau kereta api bawa ratusan penunmpang. 

Tahukah Anda berapa pendapatan para pelaut itu ? Sungguh luar duggan Anda.Banyak awak kapal, sebut saja &quot;supir&quot; kapal yang yang gajinya 50 sd 60 juta perbulan.Pendapatan ini bersih loh ! Karena semua awak kapal makan ditanggaung perusahaan tempat dia bekerja.Memang yang saya sebutkan adalah standard Captain yang belayar ke luar negeri.Demikian halnya perwira menengah, seperti Masinis 2 atau 3 banyak yang sudah memasang tarif 20 jutaan ke atas. 

Memang yang saya sebutkan di atas sudah berpengalaman.Tapi ingat,pengalaman kerja mereka tidak perlu lama.Bagi mereka yang sudah berlayar ke luar negeri,antar benua,atau sering mereka sebut Ocean Going, taraif mereka langsung melambung begitu mereka pulang &#039;kampung&#039;.Pengalaman itu pun dibutuhkan dua atau tiga tahun saja.Itu pun sudah termasuk &quot;off&quot; beberapa bulan di darat alias tidak berlayar.

Berapa lama persiapan mereka sebelum jadi Captain (Master) ?Hampir sama dengan disiplin ilmu lain.Rata-rata antara 4 sampai 5 tahun.Masa praktek lapangan mereka sudah dapat uang saku.Makan ditanggung.Waktu magang ini pun sekarang sudah semakin singkat tidak lebih dari 12 bulan.Begitu selesai magang, bukan mereka yang cari pekerjaan,melainkan perusahaan yang mencari mereka.Enak,kan !

Susah kah mata pelajar mereka ? Oh tidak ! Tidak ada yang serumit mata pelajaran komputer atau kimia.Kalau saya bilang 80 % ilmu terapan.Artinya, tidak duduk di bangku kuliahpun Anda bisa supir kapal kalau Anda ikut belajar setahun saja dengan kapal bersama Captain di atas kapal.Mungkin yang agak rumit sedikit hitung menghitung kargo (barang).Waah itu mah, lulusan SMA juga bisa.

Terus bagaimana dengan bagian Mesin ? Prinsipnya sama saja.Kalau Anda amati mesin mobil Panther, disitu ada mesin pemutar roda,pemutar dinamo agar ada sumber penerangan,ada bahan bakar, ada piston,ada ini dan itu.Demikian di kapal ada mesin besar.Bedanya satu kecil yang lain besar.Menurut Anda siapa yang paling pintar atau tahu banyak tentang mesin ? Tentu saja orang yang sering mengamati dan suka bongkar pasang mesin.Walau sepanjang dua meter gelarnya,master,mister,doktor atau tortor, selalu kalah denga orang yang sudah berpengalaman.Bagi orang yang berpengalaman, melihat asap atau mendengar suara mesin saja sudah tahu apa yang kurang di mesin itu.Jadi tidak sulit bukan ?

Tapi kan perlu kepemimpinan ? Yaaah.Kalau saya bilang minim sekali.Karena anak buah tidak bebas kemana-mana.Jadi rasa persatuan itu sangat dalam di atas kapal.Pada umumnya mereka yang naik di atas kapal sudah dibekali job sesuai dengan jabatannya.Dengan gaji yang sama, jauh lebih pusing jadi Legislatif,DPR atau MPR.Sudah anak buah ribuan dan mereka bebas kemana-mana saling sikut-sikutan.

Nah,apalagi yang Anda sangsikan.Cobalah berikan pandangan kepada Anak atau saudara atau teman Anda.Anjurkan mereka mengambil sekolah pelayaran.Tidak bakal mereka menganggur selesai kuliah.Kalau mereka tidak mau berlayar masih dibutuhkan bekerja di darat (kantor) perusahaan pemilik kapal sangat banyak.

Sudah hampir 20 tahun saya berkecimpung di dunia pelayaran.Tidak pernah yang namanya lamaran seorang lulusan Akademi Pelayaran bertumpuk dimeja personalia.Selalu kekurangan.Apalagi lima tahun terakhir ini, sangat sulit mendapatkan anak buah kapal,lulusan akademi.

Iseng-iseng tukar pikiran, silakan mampir ke rumah kami.
Komunitas para pelaut di Indonesia. 

www.pelautnusantara.com

Jangan segan bertanya atau menyurati kami ke

pelautnusantara@yahoo.com

Semoga sukses dan 
tidak salah pilih 
setelah lulus SMA.

Salam 

Pengelola
Komunitas Pelaut Indonesia
WWW.PELAUTNUSANTARA.COM</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada Saudara-saudari<br />
Yang peduli dengan sesama.</p>
<p>Sebentar lagi berakhirlah sudah tahun ajaran baru.Yang SD masuk SMP, yang SMP beranjak ke bangku SMA,si SMA meningkat menjadi Mahasiswa-Mahasiswi.Dan yang sudah selesai kuliah mulai mengajukan lamaran bekerja diperusahaan atau dilembaga pendidikan,bahkan ada juga yang bekerja sendiri.Membuka lapangan kerja.</p>
<p>Sekarang sudah sering kita dengar banyak perusahaan, khususnya pabrik gulung tikar.Banyak perusahaan telah memutuskan hubungan kerja dengan karyawannya,mulai dari tinggakat rendahan hingga pucuk pimpinan.Ada di antara mereka yang beralih professi.Tentu semua ini akibat dari krisis globalisasi.</p>
<p>Tapi tahukah Anda bahwa ada sektor pekerjaan yang lagi bumming sekarang ini ?Sejak sepuluh tahun yang lalu, ketika saya pulang kampung sudah saya wartakan kepada keluarga dekat,teman,tetangga,handai taulan bahwa ada selalu satu atau dua sektor pekerjaan di antara belasan sektor lainnya yang buming.Apakah Anda tahu sektor pekerjaan apa yang saya maksudkanTidak lain adalah proffesi sebagai p e l aut.</p>
<p>Pelaut.Ya, benar, p e l a u t . Orang yang bekerja di kapal , berlayar di laut.Antar pulau, atau antar benua.Jarak jauh atau jarak dekat.Bawa orang atau bawa barang.Persis seperti pengangkutan darat.Ada bus besar ada oplet,ada trak bawa barang, ada bus atau kereta api bawa ratusan penunmpang. </p>
<p>Tahukah Anda berapa pendapatan para pelaut itu ? Sungguh luar duggan Anda.Banyak awak kapal, sebut saja &#8220;supir&#8221; kapal yang yang gajinya 50 sd 60 juta perbulan.Pendapatan ini bersih loh ! Karena semua awak kapal makan ditanggaung perusahaan tempat dia bekerja.Memang yang saya sebutkan adalah standard Captain yang belayar ke luar negeri.Demikian halnya perwira menengah, seperti Masinis 2 atau 3 banyak yang sudah memasang tarif 20 jutaan ke atas. </p>
<p>Memang yang saya sebutkan di atas sudah berpengalaman.Tapi ingat,pengalaman kerja mereka tidak perlu lama.Bagi mereka yang sudah berlayar ke luar negeri,antar benua,atau sering mereka sebut Ocean Going, taraif mereka langsung melambung begitu mereka pulang &#8216;kampung&#8217;.Pengalaman itu pun dibutuhkan dua atau tiga tahun saja.Itu pun sudah termasuk &#8220;off&#8221; beberapa bulan di darat alias tidak berlayar.</p>
<p>Berapa lama persiapan mereka sebelum jadi Captain (Master) ?Hampir sama dengan disiplin ilmu lain.Rata-rata antara 4 sampai 5 tahun.Masa praktek lapangan mereka sudah dapat uang saku.Makan ditanggung.Waktu magang ini pun sekarang sudah semakin singkat tidak lebih dari 12 bulan.Begitu selesai magang, bukan mereka yang cari pekerjaan,melainkan perusahaan yang mencari mereka.Enak,kan !</p>
<p>Susah kah mata pelajar mereka ? Oh tidak ! Tidak ada yang serumit mata pelajaran komputer atau kimia.Kalau saya bilang 80 % ilmu terapan.Artinya, tidak duduk di bangku kuliahpun Anda bisa supir kapal kalau Anda ikut belajar setahun saja dengan kapal bersama Captain di atas kapal.Mungkin yang agak rumit sedikit hitung menghitung kargo (barang).Waah itu mah, lulusan SMA juga bisa.</p>
<p>Terus bagaimana dengan bagian Mesin ? Prinsipnya sama saja.Kalau Anda amati mesin mobil Panther, disitu ada mesin pemutar roda,pemutar dinamo agar ada sumber penerangan,ada bahan bakar, ada piston,ada ini dan itu.Demikian di kapal ada mesin besar.Bedanya satu kecil yang lain besar.Menurut Anda siapa yang paling pintar atau tahu banyak tentang mesin ? Tentu saja orang yang sering mengamati dan suka bongkar pasang mesin.Walau sepanjang dua meter gelarnya,master,mister,doktor atau tortor, selalu kalah denga orang yang sudah berpengalaman.Bagi orang yang berpengalaman, melihat asap atau mendengar suara mesin saja sudah tahu apa yang kurang di mesin itu.Jadi tidak sulit bukan ?</p>
<p>Tapi kan perlu kepemimpinan ? Yaaah.Kalau saya bilang minim sekali.Karena anak buah tidak bebas kemana-mana.Jadi rasa persatuan itu sangat dalam di atas kapal.Pada umumnya mereka yang naik di atas kapal sudah dibekali job sesuai dengan jabatannya.Dengan gaji yang sama, jauh lebih pusing jadi Legislatif,DPR atau MPR.Sudah anak buah ribuan dan mereka bebas kemana-mana saling sikut-sikutan.</p>
<p>Nah,apalagi yang Anda sangsikan.Cobalah berikan pandangan kepada Anak atau saudara atau teman Anda.Anjurkan mereka mengambil sekolah pelayaran.Tidak bakal mereka menganggur selesai kuliah.Kalau mereka tidak mau berlayar masih dibutuhkan bekerja di darat (kantor) perusahaan pemilik kapal sangat banyak.</p>
<p>Sudah hampir 20 tahun saya berkecimpung di dunia pelayaran.Tidak pernah yang namanya lamaran seorang lulusan Akademi Pelayaran bertumpuk dimeja personalia.Selalu kekurangan.Apalagi lima tahun terakhir ini, sangat sulit mendapatkan anak buah kapal,lulusan akademi.</p>
<p>Iseng-iseng tukar pikiran, silakan mampir ke rumah kami.<br />
Komunitas para pelaut di Indonesia. </p>
<p><a href="http://www.pelautnusantara.com" rel="nofollow">http://www.pelautnusantara.com</a></p>
<p>Jangan segan bertanya atau menyurati kami ke</p>
<p><a href="mailto:pelautnusantara@yahoo.com">pelautnusantara@yahoo.com</a></p>
<p>Semoga sukses dan<br />
tidak salah pilih<br />
setelah lulus SMA.</p>
<p>Salam </p>
<p>Pengelola<br />
Komunitas Pelaut Indonesia<br />
<a href="http://WWW.PELAUTNUSANTARA.COM" rel="nofollow">http://WWW.PELAUTNUSANTARA.COM</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
